Hi, Friends ! welcome to www.BeritaMantap.com. | About Us | Contact | Register | Sign In
Berita Islam Dakwah Kebesaran Allah Motivasi Cinta Pernikahan Remaja Keluarga
Berita Islam Berita Nasional Berita Dunia Berita Banua
Bisnis Syariah Bisnis Online Wirausaha Agribisnis Dollar Halal
Makanan Minuman Kue
Anime Lucu Nasyid Bola Movies Aneh
Anime Lucu Nasyid Bola Movies Aneh
Anime Lucu Nasyid Bola Movies Aneh
Anime Lucu Nasyid Bola Movies Aneh
Anime Lucu Nasyid Bola Movies Aneh
Anime Lucu Nasyid Bola Movies Aneh

Statistik Visitor

Tampilkan postingan dengan label Berita Dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Dunia. Tampilkan semua postingan

Heboh, Obama Dikabarkan Tewas Lewat Twitter

BeritaMantap.com - WASHINGTON - Beberapa peretas menjebol akun resmi Fox News di Twitter, Senin (4/7) pagi, dan mengirim serangkaian tweet yang menyatakan Presiden AS Barack Obama telah dibunuh. Akun Twitter buat berita politik Fox News --@FoxNewspolitics-- mengirim serangkaian "tweet palsu dan jahat", mulai sekitar pukul 02:00 waktu setempat, demikian konfirmasi Fox News di dalam satu pernyataan yang dikutip AFP.

Posting itu belum juga dihapus beberapa jam kemudian. "@BarakObama baru saja meninggal. Presiden tewas. Tanggal 4 Juli yang menyedihkan, tentu saja," demikian tulisan pertama mengenai tweet yang berkiatan dengan Obama.

Beberapa saat sebelum posting palsu mulai beredar, beberapa peretas tampaknya mengumumkan mereka mengendalikan akun tersebut, dengan posting, "Baru saja meraih akses penuh ke surat elektronik dan Twitter kami. Selamat 4 Juli."

Perubahan yang "ditweet-ulang" oleh ribuan laman blog-mikro dan memicu berita utama di seluruh dunia menyatakan Obama "telah ditembak dua kali di restoran Ross di Iowa" selama ia menghadapi tempat kampanye.

Pemimpin AS itu sebenarnya berada di Washington, bukan Iowa, dan merencanakan untuk merayakan hari libur 4 Juli bersama keluarganya dan keluarga militer Senin malam waktu setempat.

"Presiden @BarakObama dibunuh, 2 luka tembak telah terbukti terlalu banyak. Tanggal 4 Juli yang menyedihkan buat #america. #obamadead RIP," demikian tweet lanjutan.

Fox News menyatakan peretasan tersebut sedang diselidiki, dan saluran televisi itu "menyesalkan kesedihan yang mungkin telah ditimbulkan oleh tweet palsu tersebut". [Republika/beritamantap]

Wanita Prancis Nikahi Jenazah Sang Tunangan

BeritaMantap.com - Prancis: Seorang wanita asal Prancis cinta mati kepada kekasihnya, hingga tetap menikahi jasad tunagannya di kuburan. Seperti diwartakan Dailymirror, Jumat (23/6), Karen Jumeaux tetap menikah dengan Anthony Maillot yang telah meninggal dua tahun lalu.

Mereka bertunangan 2007 silam. Tapi, Anthony tewas 2009 silam akibat kecelakaan. Sejak itu, Karen berusaha untuk tetap menikahi tunangannya, meskipun harus melakukan berbagai cara, termasuk meminta persetujuan dari Presiden Perancis Nicolas Sarkozy.

Akhirnya Karen bisa menikah dengan Anthony karena mendapatkan jaminan khusus. Dengan mengenakan gaun putih, Karen menikah di tempat Anthony dimakamkan di Dizy-le-Gros, Perancis Timur, disaksikan oleh keluarga dan teman dekatnya. Karen dan Anthony telah memiliki satu putra. Anthony meninggal sebelum hari pernikahannya.

"Anthony adalah cinta pertama dan terakhir saya. kami telah bersama selama empat tahun. Sekarang, saya adalah isterinya. Saya akan selalu mencintainya," ungkap Karen sambil menitikkan air mata. Ia menambahkan, seharusnya ia bisa membesarkan anak dengan Anthony, tapi takdir berkata lain.

Pakar hukum Prancis mengatakan bahwa Karen ingin menikah lagi, wanita berusia 22 tahun itu harus tetap melayangkan gugatan cerai. (Vin)

Benarkah Facebook Sebagai Alat Mata-Mata AS ?

BeritaMantap.com - Facebook sebagai alat mata-mata AS?

Facebook sekarang telah menjadi booming. Banyak
orang beranggapan jika belum ikutan Facebook maka dia belumlah trendy
dan modern. Saya akan mengulas tentang Facebook dalam kacamata
Konspirasi.

Kita tentu masih ingat, aturan pertama dan utama
di alam maya adalah JANGAN SEKALI-KALI MEMBERIKAN DATA ASLI DI ALAM
MAYA. Kita boleh saja ikutan Facebook, Multiply, dan sebagainya namun
jangan sekali-kali mengisi kolom-kolom isian dengan data-data pribadi
kita yang benar. Sama saja jika kita melakukan register ketika memakai
kartu telepon baru. Toh Facebook atau Provider telepon tidak akan tahu apakah data yang kita isikan itu benar atau tidak.


Intelijen adalah pekerjaan mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya, agar bisa dipergunakan sesuai dengan kepentingan user-nya.
Dan saya sangat yakin jika Facebook atau pun situs jejaring sosial
lainnya seperti Friendster, Multiply, Blogspot, juga email, dan
sebagainya merupakan perpanjangan tangan dari kelompok Konspirasi (The Luciferian Conspiration,
kelompok yang mengendalikan AS dan juga dunia) untuk bisa menghimpun
data-data warga dunia secara mudah. Ada baiknya kita membaca buku Dan
Brown "The Digital Fortress", yang walau pun fiksi namun memuat sejumlah informasi penting yang sesungguhnya benar-benar ada. Atau buku "The Complex: Bagaimana Militer Amerika Menyerbu Kehidupan Kita Sehari-Hari" (Dr. Nick Turse, 2009). Atau tontonlah film Mel Gibson "The Conspiracy Theory"
di mana aparat keamanan berhasil mengendus keberadaan orang lewat
belanja dengan kartu kredit. Walau semuanya kelhatan bohongan, tapi
percayalah jika semua itu benar-benar ada.


Sebab itu, para pejuang (The Combatant) atau aktivis kemanusiaan yang menyadari dirinya tengah berperang melawan The New World Order atau The Globalization,
sebaiknya tidak pernah berhubungan dengan bank (tidak memiliki kartu
kredit, kartu debet, atau pun rekening bank atas namanya), tidak pernah
mengisi kolom data jejaring sosial di internet dengan data asli, bahkan
tidak memiliki ID Card (KTP), dan menjauhi penggunaan alat-alat
komunikasi yang bersifat tetap (misal nomor telepon dan sebagainya).
Hiduplah bagai siluman. Atau seperti kalimat bijak, "Jadilah orang yang ketika datang tidak diketahui dan ketika pergi tidak dicari."


Jika semua itu tidak mungkin, maka demi
keselamatannya para Combatant harus berusaha agar sedikit mungkin orang
mengetahui jejaknya, seperti: senantiasa mengganti nomor ponselnya
dengan berganti-ganti provider—kalau bisa juga berganti ponselnya—dalam
waktu yang tidak teratur (kian singkat kian baik), jika memiliki situs
jejaring sosial (tentu dengan data yang bukan asli) maka mengaksesnya
jangan dari satu tempat yang sama (warnet yang sama), selalu berganti
alamat email (bikin email baru mudah kan), dan sebagainya.


Kawan saya pernah hadir dalam sebuah pertemuan
para intel. Mereka bertemu di selatan Jakarta, dalam sebuah bangunan di
bagian belakang bangunan utama dekat kolam renang. Sepanjang pertemuan,
teve plasma berlayar besar yang ada di ruangan tersebut dinyalakan
dengan audio yang cukup besar walau tidak ditonton, semua pancuran air
kolam renang dan juga air terjun dinyalakan, semua ponsel dan pda atau
pun BB dimatikan (bahkan kartu chip-nya dilepas, batere dilepas, dan
diurai), dan sebagainya. Semua ini dikatakan sebagai tindakan
berjaga-jaga atas aksi penyadapan. Padahal ruangan tersebut sangat
tersembunyi dan kedap suara.


Apakah dengan demikian kita tidak boleh memiliki
Facebook atau yang sejenisnya. Boleh saja. Asal, ya itu tadi, jangan
mengisikan data-data pribadi kita yang asli. Facebook atau situs
jejaring sosial lainnya sangat dibutuhkan oleh tenaga-tenaga marketer,
namun akan menjadi bumerang bagi para Combatant. Sebab itu, kita harus
benar-benar sadar akan diri kita dan bertanya apakah kita memang
sungguh-sungguh memerlukan situs jejaring sosial atau tidak. Kalau
sekadar ikutan trend, janganlah. Sebab resikonya terlalu besar. Dunia
yang kita tinggal dan hidup di dalamnya bukanlah dunia yang memiliki
satu warna. Ada dunia lain di sekitar kita yang mungkin tidak pernah
kita sadari. Meminjam istilah Bang Napi: Wasadalah! Waspadalah!.Wallahu'alam bishawab.

(from eramuslim)